Kediri, 9 Juni 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H dan untuk mempraktikkan pembelajaran mata pelajaran Fikih, MTsN 6 Kediri menggelar kegiatan Manasik Haji bagi seluruh siswa kelas 8. Kegiatan ini berlangsung meriah pada Senin pagi di halaman madrasah dan diikuti oleh 10 kelas yang seluruhnya berlaga dalam lomba manasik antar kelas.

Kegiatan manasik ini dirancang menyerupai pelaksanaan ibadah haji sebenarnya, seperti thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, melempar jumrah, dan tahallul. Setiap kelas menampilkan kemampuan terbaik mereka, mulai dari kekompakan, ketepatan gerakan, hingga pemahaman makna setiap rukun dan wajib haji.
Kepala MTsN 6 Kediri, Bapak Saiful Ali, menyampaikan apresiasinya atas semangat para siswa dan kerja sama para guru dalam menyukseskan kegiatan ini. “Manasik haji ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bagian dari pembelajaran bermakna yang menanamkan nilai-nilai keislaman dan praktik ibadah sejak dini,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Guru Fikih sekaligus koordinator kegiatan, Bapak Irfan Mudawali, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penilaian praktik pembelajaran Fikih, khususnya pada bab Haji dan Umrah. “Dengan kegiatan manasik, siswa tidak hanya tahu teori, tapi juga benar-benar memahami bagaimana pelaksanaan haji secara langsung, meski dalam bentuk simulasi,” tambahnya.
Setelah seluruh kelas tampil, tim juri yang terdiri dari guru-guru Fikih dan pembina keagamaan menilai setiap kelompok berdasarkan aspek keterampilan, kekompakan, dan pemahaman. Tiga kelas terbaik akan diumumkan pada peringatan Idul Adha yang akan digelar beberapa hari mendatang.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan tausiyah singkat tentang makna pengorbanan dalam Idul Adha, serta pentingnya semangat ibadah sejak usia dini.
MTSN 6 Kediri MTSN6 Kediri