Kediri, 24 Juli 2025 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran yang relevan dan bermakna, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Kediri menyelenggarakan Workshop bertema “Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran” selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juli 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 6 Kediri serta anggota Kelompok Kerja Madrasah (KKM), dan menghadirkan sejumlah narasumber ahli dari berbagai bidang.
Hari pertama workshop diawali dengan paparan kebijakan pendidikan terbaru dari H. Moch. Bachrudin, S.Pd., M.Pd., Pengawas Pendidikan, yang membahas Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025. Sesi dilanjutkan oleh H. Drs. Abdullah Rosyad, M.Pd.I., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kab. Kediri, yang membahas strategi pembelajaran untuk Generasi Z dan Alpha. Materi hari pertama ditutup oleh Dr. Yunik Susanti, S.Pd., M.Pd., yang mengulas secara komprehensif konsep dan penerapan deep learning dalam perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran.
Puncak kegiatan berlangsung pada Kamis (24/07), dibuka oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri, H. Ahmad Faiz, S.Ag., M.HI, yang menekankan pentingnya membangun lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan penuh kasih di madrasah.
“Madrasah harus menjadi tempat yang menyenangkan, tempat anak merasa aman, dihargai, dan dicintai,” ujar H. Ahmad Faiz.
Sesi inti dipandu oleh Suliyat, S.Pd., M.Si., Heldesk Nasional Implementasi Kurikulum, yang memaparkan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam dan pentingnya membangun relasi positif dalam proses belajar mengajar.
Workshop ditutup dengan sesi refleksi dan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta untuk mengimplementasikan pembelajaran mendalam dan kurikulum cinta mulai tahun ajaran baru.
Kepala MTsN 6 Kediri, Saiful Ali, S.Ag., M.Fil.I., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi tonggak perubahan dalam penguatan budaya belajar yang holistik dan transformatif di lingkungan madrasah.
“Kami berharap workshop ini mendorong guru untuk lebih adaptif, kreatif, dan mencintai proses belajar, sehingga siswa dapat tumbuh dengan potensi terbaiknya,” pungkasnya.
GALERI
MTSN 6 Kediri MTSN6 Kediri












