Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Pembina Upacara MTsN 6 Kediri Ajak Generasi Muda Berkarakter, Beriman, dan Berakhlak Mulia

Kediri — MTsN 6 Kediri menyelenggarakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 pada Rabu, 28 Oktober 2026, dengan penuh khidmat. Upacara ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, serta membentuk generasi muda yang tangguh, peduli, dan berkarakter.

Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Abdullah Hakim, S.Ag., menyampaikan amanat yang mengacu pada pesan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”

Dalam amanatnya, beliau mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang dikenang setiap tahun, melainkan ikrar luhur yang menyatukan perbedaan dan menguatkan tekad seluruh pemuda untuk berdiri sebagai satu bangsa, Indonesia. Semangat tersebut harus terus hidup dalam karakter generasi penerus bangsa dan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau juga menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diukur dari perkembangan teknologi, pembangunan gedung, maupun kekayaan materi, tetapi juga dari kualitas manusia, kekuatan karakter, kecintaan terhadap tanah air, serta kepedulian terhadap sesama.

Oleh karena itu, generasi muda harus memiliki tiga karakter utama, yakni patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Sementara itu, berempati berarti memiliki kepedulian terhadap orang lain dan bersedia membantu sesama yang membutuhkan.

Secara khusus, Bapak Abdullah Hakim, S.Ag., berpesan kepada seluruh murid agar tidak hanya mengejar prestasi dan keberhasilan duniawi, tetapi juga senantiasa memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

“Sebagai generasi muda, jangan pernah melupakan iman, Islam, dan ihsan. Ketiganya harus menjadi landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Sebagai seorang muslim, jangan lupa melaksanakan salat dan membiasakan diri membaca Al-Qur’an,” pesan beliau dalam amanatnya.

Beliau mengingatkan bahwa kecerdasan dan kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan akhlak mulia dan nilai-nilai keislaman. Generasi muda yang hebat bukan hanya mereka yang mampu meraih prestasi, melainkan juga mereka yang memiliki keimanan kuat, santun dalam perilaku, serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, seluruh murid MTsN 6 Kediri diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, berani bermimpi, pantang menyerah, menghormati perbedaan, serta mengembangkan kepedulian terhadap sesama. Setiap ilmu yang dipelajari, karya yang dihasilkan, dan kebaikan yang dilakukan hendaknya menjadi bukti cinta kepada bangsa dan negara.

Semangat Sumpah Pemuda juga sejalan dengan komitmen MTsN 6 Kediri dalam mewujudkan madrasah PRIMA (Prestasi, Akhlaqul Karimah, Kualitas, Idaman Masyarakat) serta menguatkan nilai-nilai Kegiatan Berbasis Cinta (KBC). Dengan demikian, murid tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga beriman, berakhlak mulia, mencintai tanah air, dan memiliki kepedulian sosial.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda hari ini. Dengan semangat persatuan, ketangguhan, empati, dan nilai-nilai keislaman, murid MTsN 6 Kediri diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang membanggakan, bagi agama, bangsa, dan negara.

Salam Pemuda!

About Admin