Parenting dan Sosialisasi Tata Tertib, MTsN 6 Kediri Perkuat Kolaborasi Madrasah dan Orang Tua

Kediri — MTsN 6 Kediri menggelar kegiatan parenting dan sosialisasi tata tertib bagi wali murid pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan akademik, karakter, serta kehidupan sosial peserta didik.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Azfar Rosyiqul Abid, murid kelas VII-G. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian sambutan dari pimpinan madrasah dan penyampaian materi.

Kepala MTsN 6 Kediri, Saiful Ali, S.Ag., M.Fil.I., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kerja sama antara madrasah dan wali murid. Keberhasilan pendidikan dan perkembangan murid tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan orang tua dalam memberikan pendampingan di rumah.

Selanjutnya, Koordinator Bimbingan dan Konseling, Mitayani, S.Pd., menyampaikan sosialisasi terkait biodata murid, buku poin, dan surat pernyataan orang tua/wali murid. Dalam penyampaiannya, ditegaskan bahwa MTsN 6 Kediri memiliki tata tertib yang harus dipatuhi seluruh murid sebagai bagian dari pembentukan kedisiplinan dan karakter.

Sosialisasi kemudian dilanjutkan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Moh. Wildan Bari’, S.Pd., M.Pd. Beliau menyampaikan sejumlah temuan yang masih perlu menjadi perhatian bersama, khususnya berkaitan dengan kedisiplinan murid. Hal tersebut meliputi kelengkapan atribut, kepatuhan terhadap tata tertib, serta penggunaan telepon genggam. Orang tua diharapkan turut melakukan pengecekan HP secara berkala agar penggunaan teknologi oleh anak tetap terarah.

Memasuki kegiatan utama, parenting disampaikan oleh Shofi Mirwani, M.Psi., Psikolog, dengan tema “Parenting di Era Digital: Membentuk Generasi Qur’ani, Beradab, dan Berkarakter”.

Dalam materinya, Shofi mengajak orang tua memahami bahwa anak saat ini tumbuh dalam dua ruang, yaitu dunia nyata dan dunia digital. Teknologi memiliki banyak manfaat sebagai sarana belajar, informasi, kreativitas, komunikasi, dan dakwah, tetapi juga memiliki risiko seperti konten yang tidak sesuai usia, kecanduan gadget, cyberbullying, informasi palsu, hingga menurunnya interaksi dalam keluarga.

Orang tua tidak hanya bertugas menjauhkan anak dari teknologi, tetapi juga mempersiapkan anak agar mampu menggunakan teknologi tanpa kehilangan iman, adab, dan jati diri. Salah satu hal penting adalah pendampingan Al-Qur’an di rumah. Generasi Qur’ani bukan hanya anak yang mampu membaca atau menghafal Al-Qur’an, tetapi anak yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam berpikir dan berperilaku.

Pendampingan dapat dilakukan dengan membiasakan membaca Al-Qur’an, mendampingi anak, memberikan apresiasi terhadap proses, serta menghubungkan nilai Al-Qur’an dengan kehidupan sehari-hari. Pendidikan juga perlu memperhatikan keseimbangan antara ilmu, karakter, dan adab.

 

Di akhir materi, Shofi menekankan pentingnya pola asuh yang hangat dan tegas, komunikasi dua arah, serta keteladanan orang tua. Anak membutuhkan kasih sayang, arahan, batasan, contoh yang baik, dan pemahaman mengenai konsekuensi dari setiap perilaku.

Kegiatan parenting tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa pendidikan anak membutuhkan kolaborasi antara orang tua dan madrasah. Dengan komunikasi, saling percaya, konsistensi, dan saling menghargai, diharapkan pendampingan terhadap anak dapat berjalan searah antara rumah dan madrasah.

Kegiatan parenting tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa pendidikan anak membutuhkan kolaborasi antara orang tua dan madrasah. Dengan komunikasi, saling percaya, konsistensi, dan saling menghargai, diharapkan pendampingan terhadap anak dapat berjalan searah antara rumah dan madrasah.

Kegiatan parenting tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa pendidikan anak membutuhkan kolaborasi antara orang tua dan madrasah. Dengan komunikasi, saling percaya, konsistensi, dan saling menghargai, diharapkan pendampingan terhadap anak dapat berjalan searah antara rumah dan madrasah.

About Admin